Penulis Topik: Mistik  (Dibaca 3415 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Mistik
« pada: Pebruari 24, 2012, 04:17:01 PM »

GAMBAR :[1]

Edisi : 10 Oktober 2017, 20:19:10

Peristiwa yang umum berlaku sehari-hari biasanya tidaklah disebut peristiwa mistik. Terbitnya matahari, gerhana, hujan, tumbuhnya pohon-pohon, berkembang biaknya makhluk hidup, semuanya itu tidak pernah disebut mistik atau peristiwa mistik, melainkan disebut peristiwa alam saja. Tapi kejadian-kejadian yang menyangkut hal-hal supranatural, santet, sihir, kerasukan, guna-guna, keajaiban yang melibatkan usaha mental manusia, mukjizat-mukjizat, semua itu disebut peristiwa mistik, berkenaan dengan hal mistik, atau disebut mengandung unsur mistik. Oleh karena itu, kemudian muncul suatu pertanyaan, apakah mistik itu? Apakah mistik itu adalah suatu peristiwa ataukah sifat suatu peristiwa?

Ada yang menyebutkan bahwa kata "mistik" berasal dari "misteri" atau "misterius".  Karena sesuatu itu tampak misterius, maka kemudian disebut mistik. Sehingga ketika misteri tadi tersingkap, maka tidak lagi dapat disebut "mistik".

Sebagai contoh, dulu bel rumah pak Otong seringkali berbunyi sendiri. Mulanya penghuni rumah mengira bahwa ada tamu yang datang dan menekan bel rumah. Tapi sudah sering terjadi, ketika dilihat ke luar, tak ada seorangpun yang datang.  Pernah juga mereka mencurigai ada orang yang jahil, sehingga mereka mengintip dari balik pintu rumah. Ketika bel berbunyi, dengan serta mereka salah seorang anggota keluarga membuka pintu, berharap memergoki siapa orang jahil yang menekan bel rumah. Tapi tak ada seorangpun yang ditemukan. Akhirnya, mereka merasa takut dan bepikir bahwa itu adalah sesuatu yang mistik. Karena itu, kemudian mereka mencoba menghilangkan gangguan mistik tersebut dengan doa-doa. Namun gangguan seperti itu tidak kunjung reda. Bel tetap sering berbunyi sendiri. Lalu, ada teman pak Otong bernama Yahya, dia menyarankan agar pak Otong mengganti bel rumah. Karena ada kemungkinan bel rumah rusak. Pak Otong mengikuti saran pak Yahya. Setelah diganti, bel tetap berbunyi sendiri di waktu-waktu tertentu. Karena itu, pak Otong dan keluarga semakin yakin, bahwa itu merupakan hal mistis. Tetapi pak Yahya tidak percaya begitu saja. Dia penasaran, lalu melakukan penyelidikan. Akhirnya pak Yahya menemukan penyebab yang sebenarnya. Posisi rumah pak Otong di dataran tinggi. Posisinya itu membuat , bel rumah seringkali tersentuh oleh aliran listrik dari petir saat hujan. Keluarga juga baru sadar, bahwa bel itu berbunyi hanya pada saat hujan atau cuaca mendung. Jika analisa pak Yahya benar, maka bel tidak akan berbunyi dengan sendirinya lagi, bila dipindahkan ke tampat yang aman dari jangkauan aliran listrik dari petir. Kemudian pak Yahya memindahkan bel tersebut. Dan ternyata benar, bel tidak lagi berbunyi sendiri.

Dari contoh cerita tersebut dapat kita melihat hubungan istilah "mistik" dengan misterius. Ketika misteri tersebut tersingkap, tidak lagi dapat disebut "mistik". Karena itu, tampaknya tidaklah keliru jika dikatakan "mistik" itu berasal dari kata "misteri". Akan tetapi, saya memiliki definisi tersendiri tentang mistik, di mana ketika saya menggunakan istilah "mistik" adalah mengacu pada definisi yang saya tetapkan. Dengan demikian, istilah-istilah mistik yang tidak selaras dengan apa yang saya definisikan, berarti bukanlah "mistik" sebagaimana yang saya bicarakan.

Di dunia ini selalu ada hal yang bersifat misterius. Ketika hal misterius tersebut tersingkap, maka muncul misteri lainnya yang tidak tersingkap. Selalu ada hal-hal yang diluar nalar manusia, selalu terdapat sesuatu yang menakjubkan akal. Dan manusia akan selalu gagal untuk menyingkap seluruh tabir misteri. Karena itu, jika mistis adalah setiap hal yang misterius, maka bagi manusia selalu ada mistik. Dan ada yang meyakini bahwa segala yang mistik itu adalah "kondisi sementara" yang dikondisikan oleh ketidaktahuan manusia terhadapnya. Dengan demikian sebenarnya mistik itu kondisi pengetahuan manusia. Ini tidak benar. Karena ada sesuatu yang sejak awal, dia itu mistik, dan tak akan pernah berubah menjadi sesuatu yang tak-mistik. Ia adalah misteri yang tak akan pernah tersingkapkan, jika penyebab yang dicari adalah materialis.

Tenaga dalam, santet, hipnotisme, telepati, levitasi, dll, merupakan contoh-contoh dari fenomena mistik, yang tidak akan pernah berubah menjadi "bukan mistik lagi". Walaupun sekarang ini, banyak orang mencoba mengilmiahkan fenomena-fenomena mistik tadi, agar dapat lebih diterima secara intelektual, dan saya membaca jurnal-jurnal mereka, tapi fenomena-fenomea tadi tidak berubah dari sifatnya yang mistis, hal-hal mistik tadi tidak pernah berubah menjadi "bukan mistik". Jadi tidak serupa dengan kasus "bel yang berbunyi sendiri" tadi.

Suatu misteri, dianggap bukan lagi misteri, ketika sebab-sebab terjadinya kemudian dapat diuraikan. Seperti dalam contoh tadi, ketika ditemukan penyebab bel berbunyi sendiri ternyata aliran listrik dari petir, maka tak lagi misterius.  Ada pohon menari-nari sendiri, terlihat mistik. Ternyata akarnya sedang digigiti seekor, maka tak lagi mistik. Sebagian orang menganggap "selalu ada sebab material" yang menyebabkan terjadinya fenomena mistik. Ini keliru, karena sebagaian peristiwa, sama sekali tidak disebabkan oleh hal-hal materialis, sehingga tidak akan pernah dapat ditelusuri sebab-sebabnya secara ilmiah. Para ahli batin mengetahui rahasia fenomena-fenonema mistik, dan hal-hal yang menyebabkan terjadinya. Sehingga baginya sesuatu itu bukan lagi misteri. Tetapi, sesuatu itu tetap dikelompokannya sebagai "mistik". Dengan demikian, tidaklah benar sesuatu disebut mistik karena memiliki kriteria "misterius", walaupun benar pada awalnya kater "mistik" berasal dari "misterius" tadi. Jadi, apa itu mistik ?

Mistik adalah kelompok peristiwa yang terjadi sebagai akibat langsung dari gerakan batin, itulah yang disebut dengan mistik. "akibat langsung dari gerakan batin" merupakan differentia (sifat pemisah) yang memisahkan mistik dari peristiwa-peristiwa lainnya.

Proses berpikir adalah terjadi karena proses mental tertentu. Ia merupakan akibat langsung dari gerakan batin. Oleh karena itu proses berpikir termasuk kepada peristiwa mistik. Tapi umumnya proses berpikir tidak disadari sebagai perstiwa mistik, karena dianggap sangat biasa  terjadi dan lemahnya kesadaran untuk dapat menyadari apa yang sebenarnya terjadi pada saat proses berpikir berlangsung.  Karena itu, terlihat biasa tak berarti "bukan mistik". Pelaku santet adalah terbiasa dengan praktik santet dan fenomena-fenomena mistik terkait santet, dan setelah berpuluh-puluh tahun lamanya, dia tetap melihanya sebagai hal mistik. 

Melalui proses berpikir manusia memperoleh pengetahuan. Tapi pengetahuan yang diperoleh melalui proses berpikir ini bukan akibat langsung dari gerakan batin. Antara pengetahuan tersebut dengan gerakan batin dijembatani oleh proses berpikir. Oleh karena itu, pengetahuan tidaklah termasuk kepada peristiwa mistik, tapi bisa disebut akibat dari suatu peristiwa mistik, yaitu berpikir.

Batin senantiasa menimbulkan suatu akibat pada diri manusia itu sendiri ataupun pada sesuatu di luar diri manusia. Adapun batin manusia terus bergerak, berevolusi. Sehingga setiap saat sebenarnya selalu terjadi peristiwa mistik. Oleh karena itu kejadian mistik adalah hal yang tidak dapat dipisahkan dari diri manusia. Tapi manusia pada umumnya tidak dapat menyadari adanya peristiwa mistik yang terjadi sehari-hari, dan hanya menyadari suatu peristiwa mistik hanya apabila pengaruh dari gerakan batin itu secara langsung tertangkap oleh indra dan kesadaran manusia. Tidak tertangkapnya peristiwa mistik sehari-hari oleh indra dan kesadaran merupakan sebab munculnya pandangan bahwa tidak terjadi peristiwa mistik dalam hidup sehari-hari. Kejadian mistik dianggap sebagai suatu kejadian yang eksidentil dan jarang terjadi. Sebenarnya, ketika manusia menyadari adanya peristiwa mistik itu ada dua kemungkinan, pertama pengaruh mistik itu sangat kuat sehingga dapat disadari atau tertangkap indra oleh orang yang kesadarannya lemah sekalipun. Kedua, karena kesadaran manusia berkembang sehingga mampu menyadari adanya peristiwa mistik itu. Oleh karena itu, umat awam hanya akan menyadari terjadinya peristiwa mistik pada saat-saat tertentu saja dan jarang. Tetapi orang-orang yang tekun dan berhasil mengembangkan kesadaran akan menyadari terjadinya peristiwa mistik setiap saat.

Mistik sederhana dapat terjadi melalui praktik mistik sebagai berikut :

1. buatlah boneka berbentuk manusia darikain sarung, dibuatkan kepala, badan, kaki dan tangan.
2. mintalah seorang teman sebagai suyet (orang yang dijadikan objek percobaan mistik) untuk duduk kira-kira 5 meter di depan anda.
3. tusuklah boneka tersebut pada bagian lengan dan bayangkan, sebenarnya yang anda tusuk itu adalah teman anda itu.

Maka teman anda itu akan menjerit kesakitan.

Untuk melakukan santet, tidak perlu mantra-mantara khusus, tidak perlu bertapa, tidak perlu pakai syarat darah ayam camanik, kembang tujuh rupa dan sebagainya. Cukup dengan praktik sederhana di atas,maka Anda bisa menyantet orang lain. Anda tidak percaya ? Saya beryukur, jika anda tidak percaya dan tidak berniat mempraktikannya. Jika Anda percaya, maka hal di atas sebaiknya cukuplah untuk jadi pengetahuan saja bagi anda dan tidak untuk dipraktikan. Sebab, saya tidak bertanggung-jawab apabila ada hal-hal yang tidak diharapkan terjadi dari praktik tersebut. Anda dilarang mencoba-coba praktik mistik, kecuali dibawah bimbingan guru yang mahir dan bertanggungjawab atas praktik yang anda lakukan. Dan saya menjelaskan ini untuk pengetahuan saja. Jika anda melakukannya, itu tangungjawab anda sendiri.

Ketika saya menjelaskan metoda santet di atas, maka banyak orang tidak percaya. Menurutnya, kalau hanya dengan praktik di atas, tidaklah mungkin akan terjadi sesuatu pada diri orang lain yang disimbolkan oleh boneka tadi. Kita mengingat persitwa pilkada atau pilpres, di mana foto-foto calon pemimpin ditusuk dengan paku. Kalau begitu, kenapa tidak terjadi apa-apa pada mereka ? He...he.. Karena beda niat. Itu niatnya kan untuk memilih calon pemimpin, bukan menyakiti calon pemimpin. Yang ditusuk adalah yang dicintai. Akan berbeda halnya jika puluhan juta rakyat menusuk gambar itu dengan perasaan benci.

Lalu ada orang yang bertanya, "lalu apa yang menyebabkan orang lain kesakitan, padahal yang ditusuk adalah boneka ?"

jawaban saya, "tidak ada sebab apapun, kecuali niat itu saja." nah... Karena tak ada sebab apapun, kecuali "gerak batin" itu saja, maka itulah yang saya maksud dengan mistik.

Siapapun boleh mendefinisikan sendiri, soal "apa itu mistik". Tapi, apabila anda ingin berdiskusi dengan saya seputar mistik, maka tidak ada definisi lain yang boleh anda pergunakan, kecuali definisi ini.  Jika anda hendak menggunakan definisi lain, maka dipersilahkan mencari teman diskusi lainnya. Karena saya tidak ingin diskusi tentang mistik, kecuali definisi yang telah saya tetapkan ini.

 1. http://3.bp.blogspot.com/-9wWbBDdnibI/UNM_Jmmx2WI/AAAAAAAABtY/QzzmXW4oD9U/s1600/ilmu_mistik_gaib.png
« Edit Terakhir: Oktober 10, 2017, 08:23:16 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
1590 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 03, 2012, 03:10:21 PM
oleh Kang Asep
3 Jawaban
2646 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 14, 2013, 02:54:49 PM
oleh Kang Asep
4 Jawaban
1361 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 05, 2013, 10:42:19 PM
oleh patriana
1 Jawaban
1109 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 21, 2015, 11:57:44 PM
oleh gumalta
0 Jawaban
806 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 08, 2014, 05:22:27 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1018 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 18, 2014, 07:36:53 AM
oleh Sandy_dkk
3 Jawaban
847 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 27, 2014, 06:34:39 PM
oleh kang radi
2 Jawaban
701 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 21, 2016, 10:29:02 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
137 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 25, 2016, 02:14:08 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
248 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 18, 2016, 10:46:55 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan