Penulis Topik: Mencari Kesepakatan Definisi Bukti  (Dibaca 1548 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Mencari Kesepakatan Definisi Bukti
« pada: November 27, 2013, 01:20:59 AM »
Mencari Kesepakatan definisi “Bukti”

Tampaknya perlu kesepakatan dengan definisi “bukti” antara Mauli dengan Faquarl dalam diskusi tentang bukti keberadaan atau ketiadaan Tuhan.

Sesuatu yang tidak ada itu tidak bisa dibuktikan kecuali atas penyangkalan terhadap "bukti ada". Seseorang mustahil mengemukakan bukti atas ketiadaan sesuatu jika ia tidak mengetahui apa saja yang menjadi bukti keberadaan sesuatu itu.

jika si Arman harus membuktikan bahwa dirinya tidak punya pensil, itu berarti mengacu pada "bukti keberadaan yang disangka". artinya, tahap pertama dari pembuktian tidak ada itu adalah harus pembuktian ada terlebih dahulu. apakah hal-hal yang bisa membuktikan si Arman punya pensil ? lalu, setelah bukti-bukti itu tidak ada, maka barulah "tidak terbukti bahwa Arman punya pensil" ini yang kemudian ditafsir menjadi "bukti bahwa Arman tidak punya pensil".


Suatu contoh kasus

Si A terbukti membunuh

Bukti tersebut misalnya adalah bukti A, B, C dan D.

Jika ternyata A, B, C dan D tidak ada, maka Si A dikatakan “tidak terbukti membunuh” bukan “terbukti tidak membunuh”. Kedua kalimat ini serupa tapi tak sama. Kalau disepakati sebagai “sama saja” ya gak masalah, tetapi tetap harus difahami bahwa “bukti” atas “tidak membunuh” mustahil disodorkan ke pengadilan, kecuali sebelumnya telah difahami apa-apa yang bisa disebut bukti membunuh.   

Jadi, dalam pandangan saya, Faquarl tidak harus membuktikan bahwa Tuhan itu tidak ada, selama dia tidak mengetahui apa saja yang dianggap bukti bahwa Tuhan itu ada. Jika harus membuktikan ketiadaan Tuhan, maka tidak ada jalan lain kecuali dengan menyangkal hal-hal yang dianggap sebagai bukti adanya Tuhan.

Secara sederhana kaum theis meyakini bahwa adanya alam semesta ini merupakan bukti adanya Tuhan. Tapi bagi atheis, alam semesta bukan bukti adanya Tuhan, karena alam semesta ada dengan sendirinya tanpa ada yang menjadikan. Dengan demikian atheis telah menyangkal apa yang dianggap bukti oleh theis. Kaum atheis tidak bisa mengerti, kenapa kaum theis bisa menyimpulkan bahwa alam ini merupakan bukti adanya Tuhan. Menurut mereka, mungkin saja alam ini ada dengan sendirinya. Lalu kalau perdebatan melingkar di seputar ini, maka tidak akan ada ujung pangkalnya. Bukan hanya atheis yang bodoh, tapi theisnya juga bodoh. Bagaimana dia menyodorkan suatu bukti yang tidak bisa dianggap bukti oleh atheis. Dalam suatu diskusi, bukti haruslah yang sesuatu yang disepakati bersama kebenarannya. Seperti misalnya, “segala benda di dunia ini memiliki permulaan” atau “segala peristiwa pasti ada sebab terjadinya”. Inilah contoh dalil, yang mustahil ditolak oleh theis maupun atheis. Demikian pula dengan bukti adanya Tuhan, adalah harus yang bisa diterima oleh kedua belah pihak.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
25 Jawaban
6710 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 25, 2015, 09:37:48 PM
oleh gumalta
6 Jawaban
2469 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 17, 2015, 10:13:33 AM
oleh Monox D. I-Fly
7 Jawaban
3039 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 18, 2015, 10:54:57 PM
oleh Monox D. I-Fly
1 Jawaban
558 Dilihat
Tulisan terakhir November 22, 2015, 09:21:05 PM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
692 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 26, 2015, 07:38:50 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
804 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 19, 2015, 09:43:45 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
768 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 03, 2016, 07:50:21 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
778 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 18, 2016, 09:25:27 AM
oleh rusydalfalasifah
0 Jawaban
404 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 31, 2016, 12:08:37 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
713 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 25, 2016, 06:21:37 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan