Penulis Topik: Tragedi Berdarah di Istana Ibnu Ziyad  (Dibaca 2781 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9259
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Tragedi Berdarah di Istana Ibnu Ziyad
« pada: Januari 17, 2013, 04:52:10 AM »
Ada firasat tentang sesuatu yang buruk  terlintas di benak Hani bin Urwah ketika ucapan salamnya tidak di balas oleh ubaidillah.

“Rekan, apa yang menyebabkan anda bersikap dingin?” Tanya hani sopan.Ibnu Ziyad mendengus-dengus menahan amarah laksana banteng spanyol.

“Ternyata kau bukan sahabatku!” Sergahnya sambil mengelus jenggot.

“Ketahuilah bahwa berita buruk tentang diriku yang sampai kepadamu sama sekali tidak mengandung kebenaran!” Bantah Hani. Suasana terasa amat tegang.

“Aku akan menghadirkan saksi mata yang dapat membuktikan kebohonganmu.kau menyembunyikan Muslim dan menyimpan banyak senjata.”Sergah Ibnu Ziyad. Hani kehabisan kata. Wajahnya memerah lalu padam dan bibirnya terbuka. Sesaat kemudian wajah seseorang yang cukup dikenalnya menyeruak dari balik tabir seraya menyeringai.” Kini lenyaplah semua alasanmu untuk membuat.”

“Hai Hani! kau benar-benar keparat!” hardik Ubaidillah geram. Tubuh Hani bin Urwah terpaku.

“Penghianat kau, binatang busuk!”pekik Hani sambil menuding wajah Maq`al yang masih menyeringai mencibirnya.

 Suara keras Hani membuat Ibnu Ziyad dan seluruh yang ada di istana terkesima.
   
“Hai, anak manusia terkutuk! Kebahagiaan abadi dan kematian adalah dua hal yang tidak dapat dipisah! Jangan kira aku takut mati! Telah lama aku menantikan kesempatan ini!” tantangnya.

Hani dengan gesit merebut pedang petugas istana yang berdiri disampingnya. Hani menari-narikan pedangnya dan menebas setiap leher yang terjangkau olehnya.satu persatu petugas istana roboh. Darah segar membasahi lantai dan permadani. Satu persatu prajurit pilihan Ibnu Ziyad tewas. Hani terlalu gesit untuk ukuran orang tua seusianya. Ia memetik kepala seperti gadis desa menuai pucuk teh.

Segesit apapun Hani yang seorang diri tidak akan mampu bertahan menghadapi serbuan puluhan tentara yang mengepungnya. Lelaki itu tak menghiraukan luka-luka dan sayatan di sekujur tubuhnya. Ia terus menerus melawan dan melawan hingga akhirnya ia terhuyung sempoyongan. Sebuah sabutan pedang dari arah belakang menghentikan geraknya. Putra Urwah itu terjungkal membentur lantai, ia mengerang dan merintih  kesakitan Ibnu Ziyad,yang menggengam sepotong tongkat, membelah barisan pasukan yang melingkar sambil menginjakan kaki kanannya ke dada lelaki yang tak berdaya itu, Ubaidillah menyeringai lalu menghantamkan kayu panjang itu ke kepala Hani bin Urwah.

Perlahan-lahan kepala itu merekah, wajahnya koyak. Teriakan panjang merobek keheningan malam. Tubuh hani di seret lalu di campurkan ke perapian. Ia menyongsong kesyahidan. Beriring gemeretak tulang di lahap api.inna ilaihi wa inna ilaihi ra jiun.

Esoknya, para petugas pemerintah Kufah mengelabui masyarakat dengan mengatakan bahwa Hani menjadi tamu istimewa gubernur selama beberapa hari. ”beliau dalam keadaan sehat” begitu bunyi perkataan Syarh al- Qodmi juru bicara istana, di depan jamaah shalat. Warga Kufah dengan mudah di kendalikan. Kegusaran dan desas desas seputar kematian Hani akhirnya dapat dilenyapkan.

Sumber :  Muhsin Labib, Husain-Sang Ksatria Langit, Hal., 97-99
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
2 Jawaban
2082 Dilihat
Tulisan terakhir September 29, 2013, 09:44:11 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
2144 Dilihat
Tulisan terakhir November 18, 2012, 10:29:09 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
2520 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 06, 2013, 04:55:04 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
2507 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 08, 2013, 11:54:36 AM
oleh ratna
0 Jawaban
1077 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 09, 2013, 11:33:21 PM
oleh Kang Asep
5 Jawaban
2411 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 19, 2015, 12:25:21 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
682 Dilihat
Tulisan terakhir April 09, 2014, 09:11:05 AM
oleh Abimanyu
0 Jawaban
642 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 14, 2014, 07:25:33 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
502 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 09, 2014, 09:27:43 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
613 Dilihat
Tulisan terakhir April 30, 2015, 08:27:57 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan