Penulis Topik: Menghitung Rasa Sakit  (Dibaca 44 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9589
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Menghitung Rasa Sakit
« pada: Maret 30, 2018, 04:24:51 AM »
"Tekad saya sudah bulat untuk menggugat cerai suamiku." Tegas Nurhasanah.

"Mengapa Nur, tidak bisakah kamu urungkan niatmu itu, demi anak-anakmu ?" Tanya saya.

Air mata Nur berlinang, dan dia berkata,"Ini juga saya lakukan demi anak-anak saya. Kamu boleh tanya anak-anak saya, mereka tidak ingin melihat ibunya menangis setiap hari karena disakiti oleh ayahnya. Saya sudah tidak tahan dengan semua sikapnya."

"Apakah kamu benar-benar tidak dapat memaafkan suamimu lagi, Nur ?" Tanya saya.

"Terlalu mudah bagi saya untuk memaafkan dia. selama 13 tahun ini, dia selalu menyakiti saya dan anak-anak, tetapi saya selalu memaafkan, memaafkan dan memaafkannya lagi, sampai saya sering disebut anak bodoh oleh bapak saya, karena terus menerus memaafkan suami saya. Kali ini, bisa saja saya memaafkannya lagi, seperti yang sudah sudah. Tetapi, haruskah saya terus menerus bersikap bodoh ?" Demikian Nur katakan.

Saya tertarik dengan caranya berargumentasi, tampaknya dia wanita yang cerdas, tapi bagaimana bisa suaminya tidak menghargai dia,"Nur, bagaimana kamu bisa mengidentikkan sikap memaafkan dengan sikap bodoh ? Bukankah memaafkan itu pintar dan bijaksana ?"

"Mulanya saya juga berpendapat demikian, " jawab Nur, "tetapi setelah sekian lama saya berpegang pada prinsip tersebut, saya mulai ragu dengan kebenaran nya, dan bahkan sekarang saya yakin bahwa prinsip tersebut salah. Suami gak mau kerja cari nafkah, berhutang di mana-mana, menghabiskan harta jerih payah istri dan dia kerja sehari-hari nya hanya judi dan mabuk-mabukan. Saya juga sudah kenyang dipukul dan ditendang sama dia, menurut kamu, mestikah aku menghapus semua kesalahan dia terhadapku dalam ingatanku dan memaafkan nya seolah tidak terjadi apapun ?"

Saya tertegun mendengar cerita Nurhasanah. Tidak disangka, adik kelas ku yang cantik ini mendapatkan nasib yang buruk dalam rumah tangganya. Padahal dulu, saya sempat berkhayal akan menjadi pendamping hidup dia. Jelas saya naksir sama dia. Namun saya lupakan semua perasaan itu, karena tidak ingin menyakiti perasaan sahabatnya yang jatuh hati pada saya. Setelah 20 tahun berlalu, kini saya dapati Nur tetap cantik seperti dahulu, namun yang hilang darinya adalah senyuman yang ceria.

Saya berkata lirih,"Berat benar penderitaan yang kamu alami itu, Nur. Sekarang kamu harus menghitung Rasa Sakit yang kamu rasakan untuk dijadikan alasan yang tepat bagimu untuk meninggalkan suami mu. Biasanya saya merasa tidak bijak apabila tidak menyarankan orang lain untuk bersabar dan memaafkan, tapi entah mengapa sekarang saya merasa tak bijak, bila terus menasihati kamu agar bersabar dan memaafkan suamimu itu. Juga tak bijak bila saya menasihati agar kamu melupakan semua kesakitan kamu, sehingga kamu terus menerus bersikap bodoh dengan membiarkan dirimu dan anak-anak kamu hidup dalam kesengsaraan. Kamu berhak untuk bahagia, demikian pula anak-anakmu. Kamu berhak menggugat cerai suami kamu, karena Islam memberikan hak itu kepada kamu. Saya bersedia membantu proses perceraian kamu di pengadilan."

"Terimakasih banyak sebelumnya," ucap Nur.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
7 Jawaban
2140 Dilihat
Tulisan terakhir April 23, 2013, 11:07:30 PM
oleh Kang Asep
5 Jawaban
10643 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 15, 2016, 04:41:45 PM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
1934 Dilihat
Tulisan terakhir November 27, 2013, 07:00:16 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
3397 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 27, 2016, 09:47:43 AM
oleh danijaya
0 Jawaban
712 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 06, 2015, 09:03:05 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
521 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 25, 2016, 01:02:02 PM
oleh Sandy_dkk
1 Jawaban
572 Dilihat
Tulisan terakhir September 12, 2016, 01:29:44 AM
oleh Cecep Nahrowi
0 Jawaban
218 Dilihat
Tulisan terakhir September 02, 2016, 02:33:24 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
169 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 20, 2016, 09:50:46 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
107 Dilihat
Tulisan terakhir November 08, 2017, 03:47:59 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan