Penulis Topik: Dilemma Seorang Wanita  (Dibaca 45 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Dilemma Seorang Wanita
« pada: Mei 20, 2018, 02:23:56 AM »



Saya suka menonton film. Dari film-film ini, kita dapat mengambil banyak pelajaran. Kita dapat mencoba untuk menyelami bagaimana permasalahan-permasalahan yang dialami orang lain, dan pengajaran apa yang kiranya bermanfaat bagi kita. Seperti pelajaran yang dapat saya ambil dari sebuah Film Bollywood berjudul "Tum Bin II", yang intinya mengisahkan dilemma cinta seorang wanita pada dua orang pria.

Memang kisah-kisah dilemma cinta ini sudah banyak bertebaran. Namun di sini, masalah yang berbeda adalah semua pihak dalam posisi yang baik dan benar. Karena kebaikan dan kebenaran itu maka mereka terjadilah cinta segitiga, namun akhirnya gadis harus memilih satu cinta, walaupun itu sangat bertentangan dengan keinginannya. Karena bila tidak demikian, maka akan menempatkan dia pada posisi yang bersalah dan berdosa. Dan di sini, keteladanan yang dapat dipetik adalah semua pihak rela terluka agar dapat menjalani hidup tanpa noda.

Sinopsis :
------------------
Seorang gadis bernama Taran, begitu terluka hatinya ketika mendengar kabar bahwa kekasihnya, Amar telah meninggal dalam sebuah kecelakaan dalam olahraga ski es.

Dalam dukanya yang begitu dalam, datanglah seorang pria bernama Shekhar, pria tampan dengan karakter yang begitu ideal bagi para wanita. Dia datang dan dapat membuat hidup taran kembali ceria dan penuh warna. Cinta pun bersemi kembali di antara mereka.

Namun ketika cinta ranum-ranumnya, tak disangka Amar muncul kembali. Ternyata dia masih hidup. Adapun jenazah yang pernah ditemukannya oleh polisi, sebenarnya jenazah orang lain.

Mengetahui bahwa Amar masih hidup dan sehat, tentu itu sebuah berita gembira bagi semua orang, terutama bagi Taran. Namun di sisi lain, bersama kegembiraan itu, hadir pula perasaan dilemma. Karena cintanya yang telah lama hilang, kini datang kembali, sedangkan kini dihatinya telah terisi pula oleh pria yang lain.

Kini cinta harus dirajut kembali. Tetapi rasanya sudah tidak sama lagi. Cinta dengan rasa dilemma kepada dua orang pria yang sama-sama begitu baik dan menyayanginya. Ia tahu, bila memilih Shekar, dia akan menyakiti Amar. Sebaliknya, bila memilih Amar, dia akan menyakiti Shekar. Taran tidak mengetahui, mana yang benar yang harus dilakukannya.

Demi melihat kekasihnya yang telah lama hilang, kini telah kembali lagi, Shekar merasa tahu diri dan siap untuk mundur, walaupun dengan hati yang berdarah-darah. Karena itu, dengan hati yang hancur berkeping-keping itu, Shekar bermaksud untuk pergi, meninggalkan Taran untuk selamanya, membiarkan Taran merajut kembali cintanya dengan Amar.

Namun Taran, tidak cukup tabah hati untuk ditinggalkan oleh Shekar, sehingga dia bertanya, "Apa salah ku, sehingga dia meninggalkan ku ?"

Tak ingin orang yang dicintainya terluka, Amar segera mengejar Shekar dan memintanya untuk tidak terburu-buru pergi, karena akan menyebabkan luka pada hati Taran. "Jangan kau lakukan itu Shekar ! Katakan apa salah dia, sehingga dia harus terluka untuk kedua kalinya. Dulu Taran terluka karena kehilangan aku. Sekarang dia akan terluka karena kehilangan kau. Dia mencintaimu." Ujar Amar.

"Itulah masalahnya, semua orang mencintaiku. Lalu aku akan pergi diam-diam melarikan diri. " Lalu Shekar menghampiri Taran,"Taran, mengapa kamu muncul lagi ? Ini membuat aku menjadi lebih sulit untuk meninggalkanmu."

Taran berkata, "Mengapa kau ingin pergi Shekar ?"

"Kau memiliki dunia sendiri sebelum aku datang. Dan kini kau memilih kembali dunia itu. Dan tidak ada tempat di dunia itu untuk ku. " jawab Shekar

"Apa kau yang memutuskan apa yang aku cintai ?" tanya Taran.

Shekar menjawab, "Taran, apa yang kamu lakukan berbeda dengan yang kamu inginkan. Kamu tidak melakukan kesalahan. Suatu hari di rumah Allah aku  bertanya padamu, Mengapa kau mencintaiku ? Kamu mengatakan Karena aku melakukan hal yang benar. Jadi benar, itu bukan kesalahanku. Dan benar pula bahwa aku mencintaimu. Mungkin lebih dari yang kau cintai. Tapi tidak lebih dari cintamu kepada Amar. "

 Shekar mencoba memberi penjelasan lagi,"Dengar Taran, aku tidak akan pergi, tapi tataplah mataku dan katakan dengan jujur bahwa kau tidak mencintai Amar ! Bukankah selalu kau katakan setiap hari, bahwa hatimu terasa pecah karena kehilangan dia ? Katakan ! Katakan padaku kalau kau tidak mencintainya !"

Tidak ada jawaban, kecuali tangisan dan air mata yang berjatuhan. Taran memang mencintai Shekar yang telah begitu banyak berbuat baik padanya, telah membalut luka hatinya sehingga memberinya kebahagiaan kembali. Tapi Taran tidak dapat membohongi diri, bahwa memang dia juga masih mencintai Amar.
================

Trailer :
https://www.youtube.com/watch?v=B5oFuXue99U
« Edit Terakhir: Mei 20, 2018, 02:28:16 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
2 Jawaban
1703 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 25, 2012, 06:16:34 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1318 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 31, 2013, 02:55:50 PM
oleh eunikedesika
0 Jawaban
519 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 25, 2015, 11:09:57 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
461 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 25, 2015, 11:22:47 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
462 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 25, 2015, 11:34:48 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
529 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 28, 2015, 11:52:40 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
495 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 28, 2015, 10:24:23 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
462 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 18, 2016, 03:48:11 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
38 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 11, 2018, 06:09:27 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
25 Dilihat
Tulisan terakhir April 14, 2018, 11:48:03 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan