Penulis Topik: Penghapusan dosa dalam ajaran Buddha Mahayana  (Dibaca 4868 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline comicers

Penghapusan dosa dalam ajaran Buddha Mahayana
« pada: Januari 12, 2015, 06:32:17 PM »
Jika ada orang Buddha ngomong bahwa yg namanya karma tidak bisa dihapus, dia ngomong kayak gitu karena dia Buddha Hinayana/Theravada

padahal berbeda dgn Buddha Mahayana (yg sama2 mengimani Siddharta Gautama) yg ada yg namanya penghapusan dosa

Buddha Mahayana banyak dipilih oleh guru2 sejarah karena mementingkan kepentingan orang banyak, berbeda dgn Buddha Hinayana/Theravada yg hanya mementingkan diri sendiri

wilayah persebaran Buddha Mahayana (China, Jepang, Korea) lebih maju ketimbang wilayah persebaran Buddha Hinayana/Theravada (Sri Lanka, Myanmar, Laos) yang masih di bawah rata-rata

selain itu, Buddha Mahayana justru dapat bercampur baur dengan agama2 lokal macam Tao & Konghucu, membentuk Tridharma, hal ini tidak terjadi pd Buddha Hinayana/Theravada

& bahkan, Buddha Hinayana/Theravada mengagung2kan Rahwana, tokoh jahat dlm cerita Ramayana, musuhnya Sri Rama

& lagi, Buddha Mahayana lebih terkenal budayanya macam kisah Kera Sakti & Shaolin ketimbang Buddha Hinayana/Theravada

maaf nih kalo saya nulis begini karena banyak oknum Buddha Hinayana/Theravada telah menggunakan vippassana utk melecehkan agama lain & bahkan berkomplot dgn Ateis macam dato' tono di DhammaCitta yg suka bikin trit2 & komen2 yg menyinggung Kristen & Pi-One di Kaskus yg suka nyangkalin statemen eksistensi Tuhan di DC & jadi pendukungnya Richard Dawkins & Stephen Hawking (tokoh Atheis), belum lagi yg ada di Myanmar (gerakan 969) & Sri Lanka (Bolo Bala Sena), yg telah membuat saya jengkel

oke, tanpa basa basi lagi, berikut adalah konsep penghapusan dosa dalam ajaran Buddha Mahayana

http://www.wihara.com/topic/51385-pertanyaan-pemancing-majalah-dharma-talk-edisi-oktober-2014/

Ketika berada di danau-daun, sering terlihat orang yang memancing ikan dipinggir laut, duduk di atas batu karang. Bahkan malam hari pun masih memancing sambil menaiki perahu dan membawa lampu penerangan, jenis ikannya pun banyak sekali bahkan juga ada cumi-cumi.

Pernah ada seorang siswa yang gemar memancing mengajukan pertanyaan, ”Dalam kehidupan ini saya tidak mempunyai hobi yang lain, yaitu hanya memancing ikan. Sekarang setelah bersarana di Zhen Fo Zong menyadari bahwa haruslah menaati 5sila dan salah satu sila nya yaitu jangan membunuh, saya baru sadar bahwa sudah banyak sekali membuat karma membunuh makhluk. Sekarang setelah mengetahui ajaran dari Mahaguru tentang sebab akibat, baru mulai banyak melakukan kebajikan, dan tidak mungkin menghilangkan buah karma buruk yang pernah diperbuat, dengan demikian apa yang harus dilakukan?”.

Jawaban mahaguru : ajaran dari sang bhagawan, ada sebab maka ada akibat. Dan tidak mungkin hari ini menanam bibit kebajikan dan ingin menghilangkan bibit karma buruk yang pernah dilakukan di waktu lalu, bibit yang buruk akan berbuah yang buruk, bibit yang baik akan berbuah yang baik, dari segi sebab akibat, bisa terlebih dahulu muncul buah karma buruk setelah itu baru muncul buah karma baik. Selain itu sang bhagawan juga mengatakan tentang jodoh, apabila hanya ada bibit karma buruk tetapi tidak ada jodoh yang datang, maka buah karma buruk itu tidak akan berbuah.

Seperti menebarkan bibit di campuran semen dan tidak ada kandungan tanah dan tidak ada air oleh karena itu bibit ini tidak bisa berkembang dan tidak bisa berbuah.

Seorang sadhaka hendaknya benar-benar melakukan pertobatan dan tidak berbuat kesalahan yang sama ( memancing ikan ), setiap hari tanpa henti membacakan mantra sukhavati vyuha dharani menyeberangkan arwah yang pernah terbunuh pada waktu dulu, agar terlahir di tanah suci dan mendapatkan ketenangan dengan demikian jodoh yang tidak baik tidak akan mendekat.

Jodoh tidak ada maka buah tidak akan berbuah. Setelah mendengarkan penjelasan yang demikian siswa tadi tampak gembira dan tersenyum.

Saya menghimbau kepada para sadhaka sekalian jangan takut akan kesalahan yang pernah diperbuat. Jika anda sungguh-sungguh bertobat dan tidak mengulangi pebuatan yang salah dan sering melafalkan mantra, dengan demikian jodoh yang tidak baik tidak akan mendekat, secara tidak langsung buah karma buruk tidak akan berbuah, dan akhirnya kita bisa terlahir di tanah suci walaupun dengan membawa karma. Dengan demikian menyucikan diri dan bebas leluasa.

http://web.singnet.com.sg/~sbjaya/dasa-cula-mantra.html

1. CINTAMANI CAKRAVARTIN DHARANI

Sumber: Cintamani-cakra Sutra

NAMO BUDDHAYA. NAMO DHARMAYA. NAMO SANGHAYA. NAMO ARYAVALOKITESVARA BODHISATTVAYA MAHASATTVAYA MAHAKARUNIKAYA. TADYATHA: OM CAKRAVARTI CINTAMANI MAHAPADMA DURU DURU TISTHA. SRA-AKARE-SAYE HUM. PHAT. SVAHA. OM PADMA CINTAMANI SRA HUM. VARTA PADME HUM.

Umat yang dengan hati tulus tekun mambaca Dharani ini, pasti dapat memperoleh segala sesuatu yang menjadi harapannya. Demikian pula, saat menjelang ajalnya, ia akan melihat Buddha Amitabha dan para Bodhisattva Pengiring datang menyambut dirinya.

2. JVALA MAHA UGRA DHARANI

Sumber: Santika-sriya Sutra

NAMO SAMANTHA BUDDHANAM. APRATIHATASASANAM. TADYATHA: OM KHA KHA KHAHI KHAHI HUM. JVALA JVALA. PARAJVALA PARAJVALA. TISTHA TISTHA. SITTIR SITTIR. SA PHAT. SA PHAT. SANTIKA. SRIYE. SVAHA.

Dharani ini mampu melenyapkan berbagai malapetaka yang akan menimpa diri umat yang membacanya. Umat dapat membaca Dharani ini sebanyak 108 (seratus delapan) kali dengan penuh semangat di hadapan altar rumah vihara.

3. GUNARATNASILA DHARANI

Sumber: Yuen-Yin-Wang-Sheng Ci.

NAMO BUDDHAYA. NAMO DHARMAYA. NAMO SANGHAYA. OM SIDDHI HALULU SATRU JELIPA KRIBHA SIDDHARE PURURE. SVAHA.

Umat yang pernah berbuat jahat, lalu ia menyesal, bertobat dan tekun membaca Dharani ini sampai di akhir penghidupannya, ia tidak akan jatuh ke dalam neraka Avici. Ia akan terlahir di alam bahagia.

4. MAHACUNDI DHARANI

Sumber: Cundi-dharani Sutra

NAMO SAPTANAM ] SAMYAK-SAMBUDDHA KOTINAM. TADYATHA: OM CALE CULE CUNDI. SVAHA.

Dharani ini bermanfaat untuk menghapuskan segala dosa. Umat yang telah membaca Dharani ini sebanyak 900.000 (sembilan ratus ribu) kali, ia dapat menghapuskan dosa berat, seperti 5 (lima) karma berat (garuka karma), 10 (sepuluh) perbuatan buruk (dasa akusala karma). Ia akan dilindungi oleh 2 (dua) dewa pelindung yang dikirim oleh Mahacundi Bodhisattva.

5. ARYA AMITAYUR NIYAMA PRABHARAJA DHARANI

Sumber: Mahayana Aryamitayur-niyama-prabharaja-dharani Sutra

OM. NAMO BHAGAVATE ABHARAMITAYURYANA. SUBHINISCITTA TEJARAJAYA TATHAGATAYA ARHATE SAMYAKSAMBUDDHAYA. TADYATHA: OM SATLIBHA SAMSKARI PARISUDDHA DHARMATE GAGANA. SAMUDGATE. SVABHAVA. VISUDDHI. MAHADAYA. PARE VARE. SVAHA.

Umat yang menulis, menyebarluaskan, atau membaca Dharani ini dengan hati yang tulus, akan menjadi panjang usia. Karma buruk pembawaannya yang amat berat akan menjadi ringan jika ia tekun membaca Dharani ini, dan setelah meninggal dunia ia akan terlahir di Negeri-Buddha di Sepuluh Penjuru Alam.

6. BHAISAJYAGURU TATHAGATASATYAKRIYA

Sumber: Bhaisajyaguru-vaidurya-prabhasa-tathagata-purva-pranidhana Sutra

NAMO BHAGAVATE BHAISAJYAGURU VAIDURYAPRABHARAJAYA TATHAGATAYA ARHATE SAMYAKSAMBUDDHAYA. TADYATHA: OM BHAISAJYE BHAISAJYE BHAISAJYA SAMUDGATE. SVAHA.

Dharani ini bermanfaat untuk memusnahkan segala malapetaka, penyakit parah, serta memperpanjang usia kehidupan umat yang membacanya dengan hati tulus.

7. ARYAVALOKITESVARA BODHISATTVA VIKURVANA SATYA-KRIYA

OM MANI PADME HUM. MARGAJNANA CITTOTEBHATA. CITRASYANA. VIDRGA. SARVATHA. PURISTAGANAPURNA. NAPURIDUSVANNA. NAMAH AVALOKITESVARAYA. SVAHA.

Bermanfaat untuk melindungi diri agar terhindar dari berbagai serangan yang berbahaya.

8. SAPTA ATITABUDDHA KARASANIYA SATYAKRIYA

Sumber: Mahavaipulya Sutra

REVA REVATE GUHA GUHATE. DHARANITE NIHARATE VRNITE MAHAGATE CHELINGANTE. SVAHA.

Dharani ini dibabarkan oleh tujuh Buddha di masa lampau, dan bermanfaat untuk memusnahkan dosa yang timbul dari 5 karma berat, 4 parajika dan lain sebagainya. Umat yang tekun membaca Dharani ini akan menjadi murni kembali dan akan memperoleh pahala berlimpah.

9. SUKHAVATIVYUHA MANTRA

NAMO AMITABHAYA TATHAGATAYA. TADYATHA: AMITE AMITOBHABE. AMITA SAMBHABE. AMITA BIKRANA TAMKARE. AMITA BIKRANATA. AMITA GAGANA KRITIKARE. SVAHA.

Dharani ini bermanfaat untuk menghancurkan akar dari segala halangan karma buruk. Umatyang tekun membaca Dharani ini sebanyak 21 x 6 di pagi hari serta 21 x 6 di malam hari, akan selalu dilindungi oleh Buddha Amitabha dan Bodhisattva Pengiring-Nya serta terlahir di Sukhavati setelah meninggal dunia. Umat yang tekun membaca genap 300.000 (tiga ratus ribu) kali akan dapat melihat visual Buddha Amitabha pada masa hidup sekarang ini.

10. SRIDEVI (SUDEVI) MANTRA

Sumber: Suvarnaprabhasa Sutra

NAMO BUDDHA. NAMO DHARMA. NAMO SANGHA. NAMO SRI MAHADEVIYA. TADYATHA: PARIPURNA CALISAMANTA DARSANI MAHA VIHARA GATE. SAMANTA VINIGATE. MAHA KARYA. PANI PARAPANI. SARIVARTHA SAMANTHA SUPRITE. PURENA ALINA SARMANTE MAHA VIKUBITE. MAHAMAITRETE. RUPA SANGHITE HETISEI SANGHIHETI. SAMANTA ATHA-ANU DHARANI.

Dharani ini membantu umat cepat mancapai samadhi 'Suvarnaprabhasa' (Sinar Emas), yang dengan cara itu ia mampu menghancurkan halangan kilesa, karma dan vipaka, serta mencapai tiga kebajikan (prajna, vimoksa dan dharmakaya).
 

Offline andy

Re:Penghapusan dosa dalam ajaran Buddha Mahayana
« Jawab #1 pada: Januari 22, 2015, 02:13:40 AM »
kera sakti itu cerita fiksi .... bukan sejarah
 

Offline Monox D. I-Fly

Re:Penghapusan dosa dalam ajaran Buddha Mahayana
« Jawab #2 pada: Desember 20, 2015, 06:47:08 PM »
Pi-One di Kaskus yg suka nyangkalin statemen eksistensi Tuhan di DC & jadi pendukungnya Richard Dawkins & Stephen Hawking (tokoh Atheis), belum lagi yg ada di Myanmar (gerakan 969) & Sri Lanka (Bolo Bala Sena), yg telah membuat saya jengkel

Pi-One itu agnostik, bukan atheis. Dia tetap umat beragama, tapi tak bertuhan.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
2121 Dilihat
Tulisan terakhir September 23, 2012, 09:40:32 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
3538 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 04, 2013, 10:42:39 AM
oleh comicers
1 Jawaban
3847 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 20, 2013, 10:48:37 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
2615 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 20, 2013, 10:36:03 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
10488 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 31, 2013, 07:09:22 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
2549 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 19, 2014, 05:08:58 AM
oleh Kang Asep
7 Jawaban
2244 Dilihat
Tulisan terakhir April 21, 2015, 05:40:04 PM
oleh comicers
0 Jawaban
877 Dilihat
Tulisan terakhir April 17, 2015, 04:13:11 PM
oleh comicers
0 Jawaban
372 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 17, 2017, 05:54:24 PM
oleh comicers
1 Jawaban
375 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 19, 2017, 07:27:45 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan