Penulis Topik: Mencari Jawaban  (Dibaca 11 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9340
  • Thanked: 57 times
  • Total likes: 381
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Mencari Jawaban
« pada: Januari 07, 2018, 04:39:50 PM »
Mencari Jawaban
Edisi : 07 Januari 2018, 16:36:36

Rakyat bersedih, keluarga kerajaan berduka. Tentu apalagi kekasih yang ditinggal pergi. Pengeran Sidhata telah memutuskan untuk pergi jauh meninggalkan istana, meninggalkan segala bentuk kemewahan untuk menjadi seorang pertapa. Dia menjelajahi hutan-hutan, berteman dengan binatang buas dan burung-burung, berkelana demi mencari kebenaran. Dimanakah kebenaran itu hendak dia dapatkan ?

Yashodara terperangah, mendengar ringkikan kuda Chana. Segala hati berdebar karena angan-angan, "ah... Jangan-jangan Chana kembali membawa pangeran." Tetapi kuda tinggalah ringkikan, tanpa penunggang yang dinantikan.

"Kupikir Chana membawa pangeran kembali, tapi di sana hanya ada si Kanthak seorang diri." Si Kanthak, kuda kesayangan pengeran Sidharta terikat pada sebuah pohon di halaman istana, tanpa tuannya.

Chana datang ke tengah keluarga kerajaan dengan wajah tertunduk, mata sendu dan berbunga air mata yang masih juga ditahannya, sampai akhirnya jatuh ke permukaan bumi. Sang Raja bertanya padanya, "Chana, mana pangeran ?"

Dengan berlinangan air mata, Chana menjawab, "tidak .... Dia tidak ikut dengaku."

Semua orang tertegun dengan hati yang terkoyak. Chana melanjutkan dengan suara yang parau bersama irama jatuhnya titik air mata. "Aku memohon agar aku diizinkan untuk ikut dengan pengeran, namun pengeran terus menolak. Dia mengatakan `aku akan kembali bila aku telah mendapatkan jawaban atas pertanyaanku. Sampaikan pesanku pada ayahku bahwa perang tidak pernah menyelesaikan apapun. Dan sampaikan pesanku kepada ibuku bahwa aku memang tidak pernah melihat ibu yang melahirkanku. Namun ia sangat berarti bagiku. Aku sangat berhutang budi padanya. `."
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1438 Dilihat
Tulisan terakhir November 24, 2012, 04:49:50 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
2008 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 11, 2013, 05:13:24 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1064 Dilihat
Tulisan terakhir November 05, 2013, 03:19:19 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
2648 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 07, 2013, 11:55:56 PM
oleh ratna
3 Jawaban
685 Dilihat
Tulisan terakhir April 03, 2015, 09:45:02 AM
oleh Sandy_dkk
4 Jawaban
930 Dilihat
Tulisan terakhir September 09, 2015, 01:45:22 AM
oleh Monox D. I-Fly
1 Jawaban
984 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 08, 2016, 12:17:08 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
421 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 29, 2015, 07:18:06 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
428 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 14, 2016, 10:01:58 PM
oleh Kang Asep
6 Jawaban
65 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 11, 2018, 09:27:20 PM
oleh wa2nlinux

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan