Kang Asep
Mei 31, 2018, 06:56:28 AM oleh Kang Asep
Views: 117 | Comments: 1

Ilmu Logika adalah sintaksisme, yaitu ilmu yang mempelajari sintaks kalimat. Sintaksisme bukan hanya ilmu logika, namun ilmu logika adalah salah satunya.

Objek kajian sintaksisme adalah sintak kalimat itu sendiri. Karena itu, pernyataan-pernyataan, argumentasi atau sebuah susun pikiran, apabila sintak kalimatnya sama, variabelnya sama, maka valid nya harus sama.

Contohnya :

Setiap A adalah B
Setiap B adalah C
Jadi, Setiap A adalah C

Silahkan ganti variabel A, B, C dengan sembarang kata, maka itu validitas tiada beda. Misalnya :

A = Kuda
B = Sapi
C = Pohon

Sehingga menghasilkan kalimat :

Setiap Kuda adalah sapi
Setiap Sapi adalah pohon
Jadi, setiap Kuda adalah pohon

Susun pikiran ini sudah benar, argumentasinya Valid dan Konklusinya logis, walaupun nilai seluruh proposisinya adalah salah.

Validitas argumen adalah berdasarkan sintak kalimatnya, bukan berdasa...
Kang Asep
Mei 30, 2018, 04:58:20 PM oleh Kang Asep
Views: 30 | Comments: 0

Menegaskan Peranan Logika
Edisi : 30 Mei 2018

Syed Hamid, [28.05.18 22:39]
----------------------------
"Jika ingin umur panjang maka jalani gaya hidup sehat".
Tidak berarti gaya hidup sehat adalah satu2nya sebab panjang umur.
Yang bisa dinilai adalah bahwa kalimat tersebut bukanlah kalimat yang sempurna (benar) dari sudut pandang ilmu logika. Tapi bukan berarti salah konteks. Karena kita paham maksud dari kalimat tersebut maka ketika akan diuji content nya maka kalimat tersebut harus disempurnakan dahulu.
" Gaya hidup sehat adalah salah satu faktor utama untuk umur panjang".
===================

Cara menalarnya tidak seperti itu, Syed. Logika tidak menafsirkan kalimat antara pengantar dan pengiring dalam implikasi sebagai hubungan sebab akibat. “Jika A, maka B”, tidak berarti A adalah sebab bagi B atau sebaliknya. (Ini telah saya jelaskan dalam tulisan berjudul “Penjelasan Hukum Kausalitas Imiah”). Akan tetapi, sebagia...
Kang Asep
Mei 24, 2018, 07:48:50 AM oleh Kang Asep
Views: 142 | Comments: 0

Rumusan Masalah :
Menjelaskan suatu keyakinan seringkali bukanlah persoalan mudah. Terkadang kita mencoba menyatakannya dengan berbagai cara, namun rasanya hal itu masih belum dapat mewakili maksud hati, sehingga kita menjadi cemas orang lain akan menjadi salah faham karena kegagalan kita dalam menjelaskan.

Ilmu logika membantu kita untuk dapat menjelaskan suatu keyakinan secara lengkap, terstruktur, logis dan sistematis. Walaupun kemungkinan orang lain akan gagal faham tetap ada, tetapi tidak karena kita gagal menjelaskan. Seperti kita menyajikan laporan secara lengkap, terstruktur, logis dan sistematis, sehingga semua informasi yang diperlukan mengenai hal yang perlu diketahui ada di situ. Semua jawaban atas pertanyaan yang relevan tersedia. Apabila ada yang gagal faham, itu karena yang baca laporan tersebut kurang jeli saja, bukan karena laporannya tak lengkap.

Demikian pula, sebuah konklusi logis, disebut lengkap, terstruktur dan sistematis apabila meme...
Pages: [1] 2 3 ... 1065

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan