Penulis Topik: Menaati Aturan Agama, Siswi Ini Malah Digunting Jilbabnya  (Dibaca 1975 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline comicers

Menaati Aturan Agama, Siswi Ini Malah Digunting Jilbabnya
« pada: September 29, 2013, 02:22:06 PM »

Illustration only. Source usmessageboard.com

Memakai jilbab dan pakaian yang tertutup adalah wajib hukumnya bagi muslimah. Kewajiban memakai jilbab tidak terbatas dengan pekerjaan atau aktivitas apapun yang dilakukan oleh wanita muslim. Menggunakan jilbab yang menutup dada dan menggunakan pakaian yang tidak ketat menjadi salah satu aturan wajib dalam berjilbab. Setiap wanita muslim mencoba untuk menaati aturan ini dan melaksanakannya. Banyak cobaan yang dihadapi ketika seseorang ingin melakukan aturan agamanya. Salah satu cobaan dan kejadian yang membuat miris hati adalah pengguntingan jilbab dan rok oleh dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Nani Hasanuddin Makasar kepada jilbab dan rok dua siswinya yaitu AR dan DS (nama disamarkan).

 AR dan DS adalah mahasiswa pada STIKES Nani yang tengah menjalani masa studi. Seperti halnya mahasiswi lain yang menggunakan jilbab, AR dan DS menggunakan jilbab dan baju yang lebih longgar dan panjang. AR dan DS menggunakan jilbab serta baju yang lebih menutup dan longgar daripada mahasiswi lainnya. H (nama disamarkan) mengingatkan bahwa baju serta jilbab AR dan DS melanggar aturan kampus. Namun AR dan DS memilih untuk tetap menggunakan seragam itu karena menurut mereka seragam yang sesuai dengan aturan kampus kurang menutup dan kurang memenuhi syariat. Keteguhan AR dan DS untuk memakai baju yang sesuai dengan aturan agama mendapat cobaan yang tidak dikira.Dosen H tiba-tiba mendatangi mereka ketika berada di dalam kelas dan menggunting jilbab serta rok mereka berdua.

Menurut dosen H, keduanya dinilai melanggar peraturan kampus mengenai busana akademik, yaitu mengenakan jilbab di luar standar dan rok. Karena dosen H menganggap AR dan DS tidak menghiraukan imbauan nya, maka dengan tiba-tiba dan di luar kendali, dosen H melakukan tindakan tidak terpuji tersebut. Tindakan dosen H langsung mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak mulai dari pihak STIKES hingga media dan masyarakat. AR dan DS pun kaget dengan perlakuan yang dilakukan oleh dosennya. Kejadian ini menjadi isu nasional dalam beberapa hari ini.

Menurut pihak STIKES, seragam yang digunakan oleh AR dan DS memang tidak sesuai aturan namun tidak seharusnya dosen H melakukan tindakan tidak terpuji seperti itu. AR dan DS memiliki hak untuk memakai pakaian yang sesuai dengan aturan agama. Pihak STIKES menindaklanjuti masalah ini dengan memberhentikan dosen H dan membuat surat permintaan maaf secara terbuka untuk AR dan DS. Menanggapi kasus ini, beberapa praktisi medis pun ikut angkat bicara.

Ada larangan rumah sakit untuk memakai jilbab. Untuk panjang jilbab juga enggak diatur. Jilbab enggak menghalangi kerja kok. Di sini diberi juga pakaian dinas khusus yang berjilbab," ujar Nadia, salah satu perawat di rumah sakit kanker Dharmais. Namun Nadia menambahkan, panjang baju dan jilbab sebaiknya tidak mengganggu aktifitas ketika melayani pasien. "Pakai kerudung jangan yang kayak begitu juga (panjang), pakai jilbab yang enggak mengganggu. Jilbab yang dipakai ya jilbab yang menutupi dada standar saja. Cuma lebih baik panjang tangan diatur, jangan menghalangi," lanjut Nadia.

Kini AR dan DS melanjutkan studinya di STIKES Nani dan pihak STIKES kembali menggodok ketentuan baju untuk mahasiswi yang berjilbab agar tidak ada masalah seperti ini terjadi kembali. Dunia medis membutuhkan tingkat steril yang tinggi sehingga masalah pakaian ini menjadi isu sensitif. Baju dan jilbab ini bisa disiasati dengan menggunakan baju dan jilbab yang longgar tapi tidak melebar ke mana-mana (bisa dipasang peniti atau perekat) sehingga nyaman digunakan ketika bekerja dan tetap memenuhi ketentuan agama.

http://www.vemale.com/ragam/22634-menaati-aturan-agama-siswi-ini-malah-digunting-jilbabnya.html
 

Offline comicers

Prahara Dosen Gunting Rok Mahasiswi di Makassar
« Jawab #1 pada: September 29, 2013, 02:23:18 PM »

SAYA teramat penasaran akan pemberitaan di media, soal hebohnya perlakuan yang tak edukatif dari seorang dosen di STIKES Nani Hasanuddin, yang beralamat di Jl.Perintis Kemerdekaan Km 10 Makassar. Sayapun mengais kronologis peristiwa yang melanggar kode etik pendidikan tinggi itu. Sejam lalu, saya telpon institusi tersebut, telponpun terjawab. Seorang pria yang ramah menjawab pertanyaanku.

Assalamu Alaikum
Waalaikumussalam

Saya Muhammad Armand, penulis di Kompasiana. Maaf, saya ingin tahu kronologis pengguntingan jilbab dan rok di STIKES Nani Hasanuddin.
Benar Pak. Kejadiannya hari kamis, kasus itu dirapatsenatkan pada hari ahad. Keputusannya adalah memberhentikan dosen itu

Kejadiannya di mana?
Di ruangan kuliah, di depan mahasiswi

Apa salah kedua mahasiswi itu?
Mereka memakai jilbab dan rok yang tidak standar

Standarnya seperti apa?
Standarnya sesuai aturan di STIKES Nani Hasanuddin

* * *

Sang pria yang lekat dengan ucapan relijius itu -enggan disebut namanya- bertanya tentang siapa saya, saya jawab bahwa salah seorang dari putra Nani Hasanuddin adalah mahasiswaku dulu. Dan pernah saya ditawari mengajar di tahun 2002, namun saya tak sempat terima tawaran itu (enggan disebut namanya) bertanya tentang siapa saya, saya jawab bahwa salah seorang dari putra Nani Hasanuddin adalah mahasiswaku dulu. Dan pernah saya ditawari mengajar di tahun 2002, namun saya tak sempat terima tawaran itu. “Apakah bapak wartawan?”, tanyanya. “Bukan. Saya bukan wartawan. Saya penulis di Kompasiana. Saya ingin sekali memperoleh berita tentang kasus itu. Saya seorang pendidik juga, di Universitas Hasanuddin, panggilan moralitasku mencari tahu perihal kisruh itu yang dapat menurunkan citra institusi pendidikan tinggi khususnya STIKES Nani Hasanuddin”, tukasku panjang lebar.

Bagaimana kondisi di kampus STIKES Nani Hasanuddin?
Sudah stabil Pak.

Siapa sebetulnya HR, pelaku pengguntingan jilbab itu?
Dia staf merangkap dosen Pak!

Apa dia sudah PNS di kopertis?
Belum pak. Beliau adalah ka prodi (Ketua Program Studi) DIII Kebidanan

Oh ka prodi?
Iya Pak. Tapi sudah diberhentikan dan telah digantikan ka prodi baru

Apa langkah selanjutnya STIKES Nani Hasanuddin terkait aturan berpakaian mahasiswi kebidanan?
Kami telah revisi aturan itu. Sebetulnya aturan itu kami mengacu kepada Poltekes Makassar, dan itu sudah usang karena peraturannya dibuat pada tahun 1983.

Apa tindakan kampus terhadap peristiwa ini?
Pimpinan dan senat meminta maaf secara tertulis atas kejadian ini. Kami sudah upload di internet, bapak bisa akses dan sebarkan.

Baik, apa kebijakan pimpinan setelah ini?
Pimpinan mengubah aturan pak, bagi mahasiswi yang ingin pakai jilbab besar, tidak akan dilarang, itu hak azasi mereka, kecuali pakai cadar.

Terima kasih atas informasi ini, saya akan menghubungi bapak jika ada informasi yang saya butuhkan
Iya Pak. Terima kasih kembali. Salam silaturrahmi
 

Offline flair666

Re:Menaati Aturan Agama, Siswi Ini Malah Digunting Jilbabnya
« Jawab #2 pada: April 14, 2018, 05:25:20 PM »
Sangat prihatin sekali dengan pendidikan saat ini. Semoga hal2 seperti ini tidak terjadi, bukan hanya di perguruan tinggi, namun di sekolah2 dibawahnya
Mau cari International school in Jakarta yang berkualitas baik dengan kurikulum Cambridge? Kunjungi website kami.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
16 Jawaban
3333 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 10, 2018, 11:56:29 PM
oleh Lutfi
2 Jawaban
891 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 24, 2016, 03:39:56 PM
oleh Sultan
0 Jawaban
1431 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 04, 2013, 12:25:17 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
3344 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 30, 2014, 10:15:57 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1673 Dilihat
Tulisan terakhir April 04, 2015, 10:18:52 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
482 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 15, 2016, 09:54:03 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
333 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 27, 2017, 10:10:25 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
218 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 24, 2018, 01:22:34 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
229 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 24, 2018, 01:25:09 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
181 Dilihat
Tulisan terakhir April 28, 2018, 11:00:18 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan